Peredaran Sabu Marak di Wilkum Polsek Bandar Huluan, Warga Sebutkan Tiga Pelakunya

    Peredaran Sabu Marak di Wilkum Polsek Bandar Huluan, Warga Sebutkan Tiga Pelakunya
    Keterangan Foto : Istimewa

    SIMALUNGUN - Jaringan peredaran dan transaksi narkotika jenis sabu, belakangan ini kian meresahkan. Menurut, nara sumber dalam keterangannya mengungkapkan, peredaran dikendalikan lebih dari satu orang sosok pelaku.

    Informasi dihimpun, ada pasokan narkotika jenis sabu-sabu yang dikendalikan dua orang pria di lokasi Nagori Landbow dan di Nagori Marihat Bandar, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Sabtu (11/04/2026), sekira pukul 11.00 WIB.

    "Ada dua orang pria di lokasi berdekatan dan perannya menerima pasokan dari bandarnya yang berbeda. Ke dua pelaku mengendalikan jaringannya masing-masing, " ungkap nara sumber yang tak bersedia namanya disebutkan.

    Kemudian, ke dua sosok pria tersebut berstatus residivis dalam kasus peredaran narkoba dan nara sumber menyebutkan, terjadinya persaingan di antara ke duanya, yakni pria berinisial Pu alias Bon dan pria berinisial Su alias Sug.

    "Pria berinisial Pu alias Bon menetap di seputaran sekolah Al Hikmah, Nagori Landbow. Sedangkan, Su alias Sug berdomisili di Simpang Liga, Nagori Pematang Kerasaan, " ujar nara sumber.

    Selanjutnya, nara sumber menambahkan, seorang pria lainnya, berinisial FW alias Danu yang selama ini kerap diekspos sejumlah media dan belum juga pihak Kepolisian menangkapnya. Informasi diperoleh, adanya permasalahan di antara FW alias Danu dengan ke dua pria tersebut.

    "Informasi si FW alias Dan menetap serumah dengan orang tuanya di Nagori Kandangan dan terkesan kalah saing dengan si Bontot dan si Uci, " beber nara sumber.

    Kemudian, nara sumber menambahkan, aktivitas peredaran dilakoni Pu alias Bon bersama pria berinisial Tau di Nagori Landbow. Sedangkan, Su alias Sug berada di lokasi yang tidak berjauhan, tepatnya di Kedai Bawah, Nagori Marihat Bandar.

    "Warga di seputaran Nagori Landbow dan Nagori Marihat Bandar saat ini, enggan mendesak pihak Kepolisian bertindak dan jika warga tidak sabar, bisa saja aksi di Riau akan terjadi di wilayah kami ini, " pungkas nara sumber sembari tersenyum.

    Terpisah, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Narkoba Polres Simalungun maupun Kapolsek Bandar Huluan hingga berita ini dilansir ke publik, belum dapat dikonfirmasi dan dimintai tanggapannya.

     

    Amry Pasaribu

    Amry Pasaribu

    Artikel Sebelumnya

    Desakan Warga Soal Proyek Saluran Limbah...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Helm Komika Rispo Hilang, Pelaku Terciduk Kurang dari 24 Jam
    Lemhannas RI Perkuat Kepemimpinan Ketua DPRD Lewat KPPD 2026
    Motor untuk Kepala SPPG Desa, Nawardi: Itu Mendukung Penguatan Gizi Hingga Pelosok
    Abdullah Rasyid: Layanan Imigrasi Kunci Iklim Investasi Indonesia Kondusif
    Ribuan Santri Siap Bela Negara di Siliwangi Santri Camp 2026

    Ikuti Kami